Selain penandatanganan MoU, delegasi Filipina juga mengikuti kegiatan business matching dengan eksportir dan produsen unggulan Indonesia. Sejumlah komoditas yang diperkenalkan antara lain bahan bangunan dan berbagai produk unggulan Indonesia yang memiliki prospek besar di pasar Filipina.
Kegiatan business matching tersebut merupakan tindak lanjut dari pembentukan Indonesia-Philippines Business Association (IPBA) yang diinisiasi pada 6 Mei 2026 saat kunjungan Mendag ke Cebu, Filipina, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN 2026. Asosiasi ini dibentuk untuk memperkuat konektivitas dan kemitraan bisnis antara pelaku usaha kedua negara.
Baca Juga:
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 72 Bulan Beruntun, Ekspor April 2026 Melonjak Hampir 22 Persen
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif IPBA dalam memperkuat hubungan bisnis dan konektivitas antara Indonesia dan Filipina, khususnya setelah keberhasilan peluncuran IPBA di Cebu bulan lalu. Kehadiran ini merupakan bentuk nyata keterlibatan dunia usaha yang konkret dan berbasis kepentingan bersama,” ujar Budi.
Pada kesempatan yang sama, Budi juga mengundang para pelaku usaha Filipina untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan digelar pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.
“Kami ingin momentum ini terus berlanjut. Kemendag memberikan dukungan penuh, mulai dari aspek regulasi hingga penghubungan dengan mitra bisnis di Filipina,” kata Budi.
Baca Juga:
Elaeis Media Group Bakal Gelar Workshop Kuliner Sawit di Jambi, Inovasi Bolu Sawit Iin Arlina Siap Menginspirasi UMKM
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.