Selain itu, Kemendag juga mengusulkan anggaran revitalisasi pasar bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Keuangan guna mempercepat proses rehabilitasi.
Terkait perkembangan harga barang kebutuhan pokok (bapok), Budi menyebutkan, harga bapok di Sumatra Utara relatif stabil dan berada di bawah rata-rata nasional. Produk minyak goreng MINYAKITA juga dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga membantu menjaga daya beli masyarakat.
Sementara itu, di Sumatra Barat, harga bapok secara umum juga stabil. Namun, pemerintah mencermati potensi kenaikan harga pada komoditas cabai, daging ayam, dan daging sapi seiring meningkatnya permintaan menjelang Ramadan.
Baca Juga:
Pantau Pasar KM 5 Palembang, Mendag Budi Santoso Pastikan Harga Bapok Stabil Jelang Ramadan
“Untuk menjaga stabilitas distribusi dan ketersediaan bapok, Kemendag turut memperkuat koordinasi dengan ID FOOD dan Perum Bulog. Langkah ini untuk memastikan pasokan bapok di wilayah terdampak bencana tetap terjaga,” pungkas Budi.
[Redaktur: Alpredo]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.