WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) berhasil menyelesaikan proses pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Sumatra setelah terjadi gangguan meluas pada jaringan transmisi interkoneksi Sumatra beberapa waktu lalu.
Hingga Minggu (24/5/2026) pukul 06.00 WIB, perusahaan telah menormalkan sebanyak 176 gardu induk yang sebelumnya terdampak gangguan tersebut.
Baca Juga:
Dukung Transisi Energi Bersih, PLN Hadirkan SPKLU Center Modern di Tanjung Priok
Dengan penormalan itu, aliran listrik kepada pelanggan di berbagai daerah kembali pulih secara bertahap.
Pemulihan dilakukan secara intensif oleh PLN sejak awal terjadinya gangguan pada Jumat (22/5/2026).
Seluruh personel diterjunkan untuk memastikan sistem pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk hingga distribusi listrik dapat kembali beroperasi secara aman dan andal.
Baca Juga:
PLN Catat Laba Bersih Rp7,26 Triliun di Tengah Gejolak Nilai Tukar Global
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, turun langsung meninjau kesiapan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan di Pekanbaru, Riau, pada Minggu (24/5/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Darmawan memastikan seluruh tahapan pemulihan berjalan optimal dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Petugas PLN bersiaga dan melakukan koordinasi di area Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) New Aur Duri, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi sebelum melakukan pekerjaan pemulihan sistem kelistrikan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt (kV) Muara Bungo–Sungai Rumbai.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras tanpa henti seluruh personel di lapangan serta dukungan dari Kementerian ESDM dan berbagai pihak di Daerah, sistem kelistrikan Sumatra kini telah kembali normal. Pelanggan yang sempat terdampak saat ini kembali mendapatkan pasokan listrik secara bertahap,” ujar Darmawan.
Menurutnya, proses pemulihan dilakukan dengan memperhatikan standar keamanan sistem ketenagalistrikan agar penormalan berjalan stabil dan tidak menimbulkan gangguan lanjutan.
Setelah jaringan transmisi utama Sumatra kembali tersambung, PLN kemudian melakukan penyalaan bertahap pada pembangkit listrik dan proses sinkronisasi sistem.
Tahapan sinkronisasi dilakukan dengan memasukkan daya listrik dari sejumlah pembangkit ke jaringan transmisi Sumatra secara bertahap hingga pasokan listrik kembali stabil di seluruh wilayah terdampak.
Aktivitas pedagang di Pajus Medan, Sumatera Utara kembali berjalan normal setelah PLN berhasil melakukan pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap pascagangguan pada jaringan interkoneksi Sumatra.
Langkah ini dilakukan secara hati-hati guna menjaga keandalan sistem interkoneksi yang menjadi tulang punggung pasokan listrik di Pulau Sumatra.
Selain memastikan pemulihan berjalan cepat, PLN juga terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi sistem kelistrikan guna mengantisipasi potensi gangguan susulan.
Seluruh unit operasional disiagakan untuk menjaga kestabilan pasokan listrik kepada masyarakat dan sektor industri.
Darmawan turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas pengertian dan dukungan selama proses pemulihan berlangsung.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” tutup Darmawan (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]