Menurutnya, langkah kolaboratif ini juga menjadi implementasi nyata dari mandat Asta Cita ke-6 yang menitikberatkan pada optimalisasi pembangunan desa serta pemberdayaan masyarakat guna mempercepat pemerataan ekonomi dan menekan angka kemiskinan.
“Bapak Presiden mengarahkan kita ini punya desa binaan. Nah jadi nanti dari kampus, dari swasta, dari BUMN, siapapun kita, sejatinya punya desa binaan. Karena kalau kita membangun desa, otomatis membangun Indonesia,” imbuhnya.
Baca Juga:
Akses Listrik Makin Merata, PLN Catat Pertumbuhan Pelanggan di Seluruh Segmen pada 2025
Di sisi lain, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menilai bahwa sinergi lintas sektor seperti ini memiliki peran penting dalam mempercepat kemajuan desa.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi tersebut mampu memperkuat kemandirian desa sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad menyatakan kolaborasi lintas sektor akan mendorong kemajuan desa sebagai fondasi pembangunan Indonesia, sekaligus memperkuat kemandirian dan menggerakkan perekonomian masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Baca Juga:
PLN Hadirkan Promo JUNIVAGANZA, Beli Token Listrik di PLN Mobile Dapat Voucher Rp10.000
“Ini adalah wujud sinergi yang sangat baik sekali. Luar biasa tentunya berkolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat, untuk kemaslahatan banyak pihak,” jelas Raffi.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen penuh dalam menghadirkan akses listrik yang merata, andal, dan berkualitas hingga ke pelosok desa.
Ia menilai ketersediaan energi menjadi fondasi penting dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.