Pada kesempatan tersebut, Adiyta juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat PLTM Salu Noling berkapasitas 2 x 5 MW (10 MW) ditargetkan segera beroperasi secara komersial. Pembangkit listrik tenaga minihidro tersebut akan menambah pasokan energi baru terbarukan ke Sistem Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat keandalan pasokan listrik, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik dan tantangan pasokan pada musim kemarau.
Kehadiran PLTM Salu Noling menjadi salah satu wujud komitmen PLN dalam mendukung transisi energi melalui pemanfaatan energi baru terbarukan yang andal dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Sugeng Suparwoto: PLTSa Tetap Dibutuhkan, Lokasi Pembangunan Harus Utamakan Keselamatan Warga
Sinergi bersama DPRD Provinsi Sulawesi Selatan merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Kolaborasi yang erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan juga menjadi salah satu kunci dalam mendukung agenda transformasi PLN, memperkuat ketahanan energi nasional, serta mempercepat transisi menuju pemanfaatan energi baru terbarukan.
Melalui audiensi ini, PLN berharap hubungan baik dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan semakin erat sehingga mampu memperkuat kolaborasi dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Baca Juga:
Remaja Putri di Makassar Rekayasa Penculikan, Minta Tebusan Rp5 Juta
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, PLN optimistis dapat menghadirkan pasokan listrik yang semakin andal, berkualitas, dan berkelanjutan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Selatan.
[Redaktur: Amanda Zubehor]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.