WAHANANEWS.CO, Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa puluhan ribu personel PLN telah disiagakan untuk memastikan keandalan pasokan listrik di seluruh Indonesia dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sebanyak 72.053 personel diterjunkan dan akan berjaga penuh selama masa siaga guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, terutama saat momentum mudik dan perayaan Lebaran.
Baca Juga:
Jaga Kenyamanan Ibadah, PLN Amankan Pasokan Listrik Sumatera Utara Saat Ramadan
Pernyataan tersebut disampaikan Darmawan dalam Apel Kelistrikan Nasional yang diikuti oleh seluruh personel siaga PLN Group dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kegiatan apel ini dilaksanakan secara hybrid dan dipusatkan di Kantor PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat, pada Jumat (20/03/2026).
Dalam kesempatan itu, Darmawan memastikan bahwa kondisi sistem kelistrikan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali. PLN telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjamin pasokan listrik tetap stabil selama periode Idulfitri.
Baca Juga:
Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, PLN Dorong Program Ramah Lingkungan
Suasana Apel Siaga Kelistrikan Nasional yang digelar secara hybrid di Kantor PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura & Bali (UIP2B), Depok, Jawa Barat pada Jumat (20/03/2026). Apel Siaga ini diikuti oleh segenap personel siaga PLN Group di seluruh Tanah Air guna memastikan keandalan listrik menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H.
“Sistem kelistrikan Alhamdulillah berjalan dengan aman, dalam kondisi prima. Beban puncak diperkirakan sekitar 35 GW (gigawatt) dengan daya mampu pasok lebih dari 51 GW, sehingga kondisi sistem sangat aman. Ketersediaan energi primer, baik batu bara, BBM, maupun gas juga dalam kondisi terjaga,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dengan kapasitas daya yang tersedia saat ini, sistem kelistrikan nasional memiliki cadangan energi yang cukup besar.
Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik, terutama saat terjadi lonjakan kebutuhan listrik selama libur panjang dan perayaan Idulfitri.
Darmawan juga menekankan bahwa masa siaga kelistrikan berlangsung sejak 12 hingga 31 Maret 2026.
Dalam periode tersebut, seluruh personel PLN menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional.
Mereka tersebar di 4.137 posko yang berada di berbagai wilayah strategis dan akan bersiaga selama 24 jam tanpa henti.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (dua dari kiri) yang didampingi Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra (kiri), Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo (dua dari kanan) dan Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar (kanan) ketika memimpin Apel Siaga Kelistrikan Nasional di Kantor PLN UIP2B, Depok, Jawa Barat pada Jumat (20/03/2026).
“Personel PLN di seluruh Indonesia terus siaga. Di tengah periode libur panjang, kami tetap bertugas di lapangan untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Kami juga memastikan objek vital serta kegiatan ibadah pada Idulfitri dapat berlangsung lancar,” terangnya.
Untuk mendukung operasional di lapangan, PLN juga menyiapkan ribuan armada dan peralatan penunjang.
Tercatat sebanyak 4.901 unit mobil operasional dan 4.594 unit sepeda motor disiagakan.
Selain itu, PLN juga menyiapkan berbagai perangkat pendukung seperti 2.005 unit genset, 773 unit uninterruptible power supply (UPS), 1.349 unit gardu bergerak (UGB), serta 429 unit crane guna memperkuat sistem pengamanan berlapis.
Menurut Darmawan, kesiapan yang matang ini merupakan hasil dari perencanaan dan koordinasi intensif seluruh jajaran PLN Group.
Upaya tersebut meliputi pengamanan pasokan energi primer, kesiapan pembangkit listrik, hingga penguatan jaringan transmisi dan distribusi agar tetap andal di berbagai kondisi.
Tak hanya itu, PLN juga turut memperkuat dukungan terhadap penggunaan kendaraan listrik yang terus meningkat, khususnya saat arus mudik Lebaran.
Untuk itu, PLN telah menyiapkan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia.
Sebagai langkah tambahan, PLN juga menghadirkan layanan darurat berupa SPKLU mobile guna membantu pengguna kendaraan listrik yang mengalami kendala saat perjalanan.
“Kami juga menyediakan 15 unit SPKLU mobile. Apabila terdapat kendala kehabisan daya di tengah perjalanan, masyarakat dapat menghubungi kami melalui WhatsApp di 08777 111 2123. Kami siap melayani para pemudik pengguna kendaraan listrik agar perjalanan mudik tetap lancar,” terangnya.
Di akhir pernyataannya, Darmawan menegaskan komitmen PLN untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam momen penting seperti Hari Raya Idulfitri yang identik dengan kebersamaan dan kekhidmatan.
“Hari Raya Idulfitri adalah momen suci bagi umat Islam. Kami terus siaga memberikan layanan terbaik agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan khidmat, hangat, dan penuh kebersamaan, dengan listrik yang tetap andal,” tutup Darmawan (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]