Khusus di jalur mudik utama seperti Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyediakan 1.681 unit SPKLU di 994 titik strategis.
Jumlah ini meningkat sekitar 70 persen dibandingkan dengan periode Idulfitri tahun sebelumnya, sebagai bentuk antisipasi lonjakan pengguna kendaraan listrik.
Baca Juga:
PLN Catat Rekor Transaksi SPKLU Tertinggi Saat Mudik Lebaran 2026
Untuk menghadapi kondisi darurat, PLN juga menyiagakan 15 unit SPKLU Mobile yang ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, terutama di sekitar pintu keluar tol.
Layanan ini didukung oleh ribuan personel siaga yang siap membantu pengguna kendaraan listrik selama perjalanan.
Selain penambahan jumlah infrastruktur, PLN juga terus meningkatkan kualitas layanan melalui modernisasi teknologi pengisian daya.
Baca Juga:
Tak Mudik Demi Tugas, Ini Perjuangan Petugas PLN Jaga Listrik Saat Lebaran
Ilustrasi pengguna EV sedang menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk mengisi daya di salah satu SPKLU.
Sejumlah SPKLU dengan tingkat penggunaan tinggi telah ditingkatkan kapasitasnya dari standard charging menjadi fast charging hingga ultra fast charging, sehingga waktu pengisian daya menjadi jauh lebih singkat.
Upaya peningkatan layanan juga dilakukan melalui pengembangan ekosistem digital berbasis aplikasi PLN Mobile.