Sebagai tindak lanjut, Pusterad akan menggelar pembahasan lanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk menyempurnakan substansi naskah sebelum ditetapkan menjadi produk resmi TNI AD.
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga mengajak seluruh peserta rapat untuk aktif memberikan masukan tanpa memandang pangkat maupun jabatan.
Baca Juga:
Pemkab Simeulue Targetkan Jadi Lumbung Pangan Unggulan di Provinsi Aceh Tahun 2026
“Saya tidak melihat pangkat dan jabatan. Yang terpenting adalah kualitas masukan yang diberikan. Apabila ada saran yang baik untuk penyempurnaan naskah, silakan disampaikan secara terbuka. Jika tidak memungkinkan disampaikan secara langsung, dapat disampaikan secara tertulis kepada tim Pokja,” tegasnya.
Melalui penyusunan petunjuk teknis yang komprehensif dan aplikatif, TNI AD berharap dapat memperkuat pelaksanaan pembinaan teritorial sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu fokus pembangunan saat ini.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.