Pesawat A-10 sendiri merupakan pesawat satu kursi dan telah menjalankan misi di atas Iran selama beberapa minggu terakhir, menandai peningkatan intensitas operasi udara AS di kawasan tersebut.
Sementara itu, Presiden Donald Trump mengatakan penembakan pesawat tersebut tidak akan memengaruhi proses negosiasi.
Baca Juga:
Ajakan Trump Minta Gencatan Senjata, Iran Tolak Mentah-Mentah
"Tidak, tidak sama sekali. Tidak, ini adalah perang. Kita sedang berperang," katanya.
Adapun Setelah jet itu ditembak jatuh, Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf mengejek klaim kemenangan Trump yang berulang kali dalam perang tersebut.
"Setelah mengalahkan Iran 37 kali berturut-turut, perang tanpa strategi yang brilian yang mereka mulai ini sekarang telah diturunkan dari 'perubahan rezim' menjadi 'Hei! Bisakah seseorang menemukan pilot kami? Tolong?'" tulis Ghalibaf dalam sebuah unggahan di media sosial.
Baca Juga:
Iran Klaim Tahan Pilot, AS Akui Jet Tempurnya Ditembak Jatuh
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.