Teknologi yang dapat mendukung segala hal mulai dari virologi hingga transportasi bagi manusia.
“Ya, keuntungan ekonomi adalah sesuatu yang diinginkan setiap negara, dan kami juga menginginkannya. Tapi kami ingin memastikan pengembangan dan penerapan serta penggunaan AI bertanggung jawab," katanya.
Baca Juga:
Dubes UEA Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kerja Sama Teknologi dan Pendidikan Indonesia
Olama baru berusia 27 tahun ketika dia menjabat posisi tingkat kabinet pada tahun 2017.
Ia ditugaskan untuk meluncurkan strategi negara Arab yang kaya minyak di bidang yang menyentuh segala hal mulai dari ucapan dan pengenalan wajah hingga perdagangan dan mobil otomatis.
Penunjukannya datang setahun setelah UEA juga menunjuk menteri untuk kebahagiaan, berharap untuk menciptakan masyarakat yang lebih bahagia, dan toleransi.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran Apresiasi Uni Emirat Arab Investasi di Kawasan Ekonomi Batam
Ini terutama ditujukan untuk mempromosikan koeksistensi di negara Teluk di mana orang asing merupakan mayoritas penduduk. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.