WAHANANEWS.CO, Jakarta - Misteri tewasnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon mulai menemukan titik terang setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkap indikasi kuat keterlibatan tembakan tank Israel dan ledakan IED Hizbullah dalam dua insiden mematikan tersebut.
PBB terus melakukan investigasi mendalam atas kematian tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang gugur dalam dua kejadian terpisah pada akhir Maret lalu, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga:
SAL Tersisa Rp120 Triliun, Ekonom Sebut Kondisi Fiskal RI “Rapuh”
Dalam perkembangan terbaru, tim penyelidik PBB menemukan indikasi kuat bahwa tembakan artileri dari tank Israel serta ledakan improvised explosive device (IED) yang diduga dipasang oleh Hizbullah menjadi pemicu tewasnya para prajurit tersebut.
“Kita sudah minta kepada para pihak, agar kasus ini diselidiki dan diputus oleh otoritas nasional masing-masing, dan membawa para pelaku pengadilan untuk mendapat hukuman akibat aksi kriminal mereka terhadap pasukan perdamaian,” kata Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric.
Dua insiden tragis itu terjadi dalam rentang dua hari berturut-turut di wilayah berbeda di Lebanon, memperlihatkan tingginya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian di kawasan konflik tersebut.
Baca Juga:
Danantara Angkat Tangan, Negosiasi Kapal Pertamina di Selat Hormuz Bukan Ranahnya
Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan tewas akibat tembakan artileri pada Minggu (29/3/2026) di Adchit El Qousair, sementara Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur sehari setelahnya akibat ledakan yang menghantam konvoi mereka di Bani Hayyan, Senin (30/3/2026).
Jenazah ketiga prajurit sempat disemayamkan di Lebanon sebelum akhirnya dipulangkan ke Indonesia melalui Turki dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Sabtu (4/4/2026) dengan prosesi penghormatan militer.
Presiden Prabowo Subianto turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada para pahlawan penjaga perdamaian tersebut setibanya di Tanah Air.