"Kita berada dalam posisi yang jauh lebih baik," ujarnya.
Berdasarkan data terbaru, Petronas mampu memproduksi sekitar dua juta barel minyak per hari, yang memperkuat ketahanan energi Malaysia di tengah krisis.
Baca Juga:
Tiga Kursi Penting Polres Dairi Resmi Ganti Penghuni
Meski demikian, Anwar tetap mengingatkan bahwa dampak konflik global berpotensi memicu gangguan pada rantai pasok, khususnya di sektor pangan.
Ia menegaskan bahwa lonjakan harga menjadi risiko yang tidak terhindarkan dalam situasi seperti ini.
"Hal yang sama berlaku untuk pupuk, dan tentu saja minyak dan gas," kata Anwar.
Baca Juga:
Mobil Milik Prajurit TNI Tewaskan Polisi di Bandung, Ternyata Mahasiswa yang Mengemudi
Selain energi, sektor lain seperti pupuk dan bahan pangan juga diperkirakan akan terdampak akibat terganggunya distribusi global.
Kondisi ini menjadi peringatan bagi negara-negara untuk bersiap menghadapi potensi krisis ekonomi lanjutan.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.