Ben-Gvir diketahui memasuki kompleks Al Aqsa dengan pengawalan ketat polisi Israel meski terdapat aturan status quo yang membatasi kunjungan pejabat Israel ke lokasi tersebut.
Dalam kunjungannya, Ben-Gvir juga mengibarkan bendera Israel di dekat Kubah Batu atau Dome of the Rock sambil menari bersama para pendukungnya dan anggota Knesset Yitzhak Kroizer.
Baca Juga:
China Ubah Penulisan Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Beijing
Foto-foto yang beredar memperlihatkan Ben-Gvir berdiri di dalam kompleks Al Aqsa sambil membawa bendera Israel dan dikawal aparat kepolisian.
Insiden itu terjadi saat perayaan Jerusalem Day yang diperingati ribuan nasionalis Israel melalui parade di Kota Tua Yerusalem pada Kamis (14/5/2026) malam hingga Jumat (15/5/2026) dini hari.
Jerusalem Day sendiri merupakan peringatan penguasaan Israel atas Yerusalem Timur dalam perang tahun 1967.
Baca Juga:
Biaya Logistik Mahal Bikin Produk RI Sulit Bersaing, Mendag Cari Solusi
Di tengah perayaan tersebut, pasukan Israel juga dilaporkan memperketat pembatasan terhadap warga Palestina nonresiden yang hendak memasuki Kota Tua Yerusalem.
Sejumlah area seperti Gerbang Herodes dan Gerbang Damaskus dilaporkan diblokade aparat keamanan Israel.
Warga Palestina yang memiliki toko di sekitar kompleks Al Aqsa juga disebut dipaksa menutup usaha mereka menjelang parade nasionalis berlangsung.