Terkait proses aksesi Timor-Leste, Indonesia menyatakan dukungan penuhnya agar negara tersebut segera menjadi bagian dari Traktat SEANWFZ, dengan harapan penandatanganan dapat dilakukan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-47 mendatang.
Sugiono juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara berbagai zona bebas senjata nuklir di dunia.
Baca Juga:
Tahanan 58 Kg Narkoba Lolos dari Polda Jambi, Aliansi Demokrasi Indonesia Akan Demo Minta CCTV di Publis
Menurutnya, sinergi lintas kawasan akan memperkuat suara kolektif dalam mendorong pelucutan senjata global dan memperkuat norma-norma nonproliferasi.
Pada kesempatan itu, seluruh Menlu ASEAN menyepakati sejumlah langkah strategis.
Di antaranya, mendorong negara-negara pemilik senjata nuklir agar segera menandatangani dan meratifikasi Protokol SEANWFZ.
Baca Juga:
Di Forum ASEAN, Menlu Sugiono Dorong Kerja Sama Evakuasi Warga di Tengah Konflik Timur Tengah
Mereka juga mendukung rencana aksesi Timor-Leste yang ditargetkan rampung Oktober 2025, serta mengusulkan resolusi dua tahunan tentang Traktat SEANWFZ dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-80.
Komisi SEANWFZ sendiri merupakan pilar utama dalam upaya ASEAN menjaga kawasan tetap terbebas dari ancaman nuklir dan sejalan dengan komitmen menciptakan perdamaian dan stabilitas di Asia Tenggara.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.