"Kami menyampaikan simpati yang tulus kepada semua pihak yang terdampak bencana ini, dan kami akan terus memperoleh gambaran yang akurat mengenai situasi kerusakan," ujarnya.
120 Penerbangan Dibatalkan
Baca Juga:
Harga Avtur Rp29.116 per liter, Harga Tiket Pesawat Bakal Naik 50%
Dampak cuaca buruk juga mengganggu transportasi udara. Japan Airlines dan All Nippon Airways membatalkan total 120 penerbangan menuju dan dari wilayah Okinawa serta Kagoshima.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang menyebut pemerintah daerah telah mengimbau lebih dari satu juta penduduk untuk mengungsi karena meningkatnya risiko tanah longsor dan bencana lain akibat hujan deras.
Pemerintah daerah Kyoto dan Osaka juga melaporkan permukaan air sungai terus meningkat. Warga diminta tetap waspada terhadap ancaman banjir.
Baca Juga:
Bikin Langit Makin Sesak, Ini Dia 10 Bandara Paling Kotor di Dunia
Sektor industri juga ikut terdampak. Toyota misalnya, yang menghentikan sementara operasional salah satu pabriknya di Kyushu akibat penutupan jalan yang dipicu hujan deras. Nissan juga berencana menghentikan sementara beberapa lini produksinya.
Selain itu, militer Jepang membatalkan penerbangan perdana pesawat angkut V-22 Osprey menuju Pulau Miyako yang semula dijadwalkan sebagai bagian dari latihan gabungan dengan Amerika Serikat.
Tidak hanya Jepang, badai Mekkhala juga memicu cuaca ekstrem di Taiwan. Lebih dari 1.600 orang dievakuasi dari rumah mereka, sementara sekolah dan perkantoran ditutup di sejumlah wilayah akibat hujan deras, banjir, dan tanah longsor.