Video yang dirilis oleh Garda Revolusi Iran juga memperlihatkan momen penembakan jet tempur F-35 yang diklaim terjadi pada Kamis (19/3/2026).
Intersepsi tersebut menambah daftar kerugian yang disebut dialami militer Amerika Serikat dalam konflik yang berlangsung.
Baca Juga:
Ajakan Trump Minta Gencatan Senjata, Iran Tolak Mentah-Mentah
Pada 11 Maret 2026, IRGC juga mengklaim telah menyerang jet tempur siluman F-35 milik Angkatan Udara AS di wilayah Iran tengah.
Media Amerika Serikat kemudian melaporkan bahwa pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat di pangkalan militer AS di Asia Barat akibat kerusakan yang diduga disebabkan tembakan Iran.
Laporan NPR menyebutkan bahwa pesawat yang mengalami kerusakan berat tersebut tidak dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat.
Baca Juga:
Iran Klaim Tahan Pilot, AS Akui Jet Tempurnya Ditembak Jatuh
Selain itu, militer AS juga disebut telah kehilangan tiga jet tempur F-15 dan satu pesawat tanker KC-135 selama konflik berlangsung.
Pihak Pentagon disebut terus menepis kerugian tersebut dengan menyebut insiden sebagai tembakan kawan sendiri atau kecelakaan.
Dalam perkembangan lain, militer AS juga mengumumkan jatuhnya jet F-35 di Nevada yang oleh sejumlah analis militer dinilai sebagai upaya menutupi kerugian dalam konflik dengan Iran.