Deklarasi status darurat
memberikan Muhyiddin kewenangan untuk menangguhkan parlemen (reses).
Dengan begitu, Muhyiddin
dapat menerapkan kebijakan penanganan pandemi tanpa melalui persetujuan
legislatif.
Baca Juga:
Unggul di Quick Count, PM Belanda dan 4 Kepala Negara Ucapkan Selamat ke Prabowo
Di awal pandemi, kabinet
Muhyiddin dinilai berhasil menekan penyebaran dan laju infeksi Covid-19, salah
satunya dengan menerapkan penguncian wilayah (lockdown) pada Maret tahun lalu.
Saat itu, laju infeksi
harian Corona dapat ditekan.
Namun, setelah
menerapkan serangkaian pelonggaran, Malaysia kembali didera gelombang baru
penularan Covid-19 akibat penyebaran varian Delta Corona yang lebih menular. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.