Pernyataan itu memicu protes di negara di mana kekerasan terhadap perempuan dan minoritas sering menjadi berita utama. Kritikus mengatakan ada standar ganda dalam pemerintah, dan berpendapat BJP tidak berbuat cukup untuk melindungi kelompok rentan.
Pada 2017, rangkaian foto dari fotografer dan aktivis Sujatro Ghosh yang menggambarkan perempuan India mengenakan topeng sapi menjadi viral di media sosial. Serangkaian gambar itu dimaksudkan untuk menggambarkan masyarakat di mana sapi lebih dihargai daripada wanita.
Baca Juga:
Bukan India atau Arab Saudi, Inilah Negara dengan Penduduk Muslim Terbanyak
Sebelum kebijakan 'Hari Peluk Sapi' dibatalkan, anggota parlemen BJP Giriraj Singh mengatakan rencana itu merupakan keputusan yang sangat baik yang diambil pemerintah.
"Sapi harus dipeluk. Kita harus mencintai dan memeluk sapi itu," katanya. [eta/cnn indonesia]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.