“Distrik Steglitz-Zehlendorf dan Spandau juga mengalami kondisi serupa,” ujar laporan itu.
Sebaran hama tersebut tidak hanya terjadi di ruang terbuka hijau, tetapi juga mulai masuk ke kawasan tempat tinggal warga.
Baca Juga:
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, THM di Karawang Langsung Disegel Satpol PP
Mengutip harian B.Z., ulat beracun itu telah menyebar ke seluruh kawasan perumahan Jungfernheide yang dihuni lebih dari 11.000 warga.
Ulat tersebut dilaporkan merayap di dinding bangunan, menempel pada mobil warga, hingga menginfeksi kusen pintu, pagar pembatas, dan tiang lampu.
Secara ilmiah, hama ini dikenal sebagai Thaumetopoea processionea dan biasanya muncul antara Mei hingga Juli.
Baca Juga:
Bupati Muara Enim Edison Terseret OTT KPK, Dugaan Duit Proyek Pendidikan Mulai Terbongkar
Ngengat dewasa dari spesies tersebut sebenarnya tidak berbahaya bagi manusia.
Bahaya utama justru muncul pada fase ulat karena tubuhnya memiliki ratusan ribu bulu beracun berukuran mikroskopis.
Bulu beracun itu dapat terlepas dan terbawa angin hingga sejauh 200 meter.