Untuk melancarkan rencana tersebut, Kamlesh disebut menyewa seorang pria bernama Surendra Bhati sebagai eksekutor.
Dalam kesepakatan itu, Surendra Bhati dijanjikan imbalan sebesar 100.000 rupee atau sekitar Rp18 juta, dengan sebagian pembayaran telah diberikan di awal.
Baca Juga:
Perusahaan India Masuk Sei Mangkei, MARTABAT Prabowo-Gibran: Saatnya Jadi Pusat Industri Global
Pada malam kejadian, Priyanka diduga sengaja membiarkan pintu rumah dalam keadaan terbuka agar pelaku dapat masuk tanpa menimbulkan kecurigaan.
Saat korban tertidur, pelaku kemudian melancarkan aksinya hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Setelah pembunuhan terjadi, Priyanka diduga mengacak-acak isi rumah untuk menciptakan kesan seolah-olah terjadi perampokan.
Baca Juga:
Karena Terima Terlalu Banyak Orang Muslim, Kampus di India Ditutup
Rekayasa tersebut akhirnya terbongkar setelah polisi menemukan bukti-bukti yang tidak sejalan dengan pengakuan awalnya.
Di hadapan penyidik, Priyanka akhirnya mengakui keterlibatannya dalam perencanaan pembunuhan tersebut setelah dihadapkan dengan sejumlah barang bukti.
Informasi dari pihak keluarga korban menyebutkan bahwa rumah tangga pasangan tersebut telah lama dilanda konflik.