Orang-orang juga mulai menabuh drum dengan alat seadanya, mulai dari ember, hingga kaleng bekas cat.
Di tengah kemeriahan ini, Argentina dilanda krisis ekonomi.
Baca Juga:
Krisis Ekonomi Argentina Makin Ngeri, Warga Makan Sampah-Bank Sentral Bubar
"Argentina sedang sengsara, ekonomi naik-turun. Kami selalu kesulitan memenuhi kebutuhan hingga akhir bulan, tetapi kemenangan ini sempurna," kata Agustin Acevedo kepada AFP.
Merujuk AFP, sekitar 45 persen dari 45 juta populasi di Argentina hidup di bawah garis kemiskinan.
Di sisi lain, negara ini juga tengah mengalami penurunan nilai mata uang dan membuat rakyat kian sengsara.
Baca Juga:
UU Perlindungan Konsumen: Berbagai Peraturan untuk Menjamin Hak Konsumen
Menurut laporan Politico bahkan inflasi di Argentina mencapai hampir 100 persen tahun 2022 ini.
Presiden Alberto Fernandez sudah berusaha mencoba menstabilkan mata uang dan ekonomi di Argentina.
Salah satunya dengan cara membatasi atau mengenakan pajak ekspor utama negara seperti kedelai, daging, dan gandung.