Kondisi serupa juga disebut dapat dialami suporter dari sejumlah negara peserta lain.
Empat negara peserta, yakni Iran, Haiti, Senegal, dan Pantai Gading, turut terdampak kebijakan pembatasan visa AS.
Baca Juga:
Kinerja Melesat 345,97 Persen, PTDI Rombak Struktur Pengurus Perusahaan
Situasi tersebut memicu kekecewaan dari kelompok suporter yang merasa kesempatan mereka hadir di Piala Dunia menjadi semakin terbatas.
Julien Kouadio Adonis dari Komite Nasional Pendukung Timnas Pantai Gading menilai kebijakan itu tidak adil bagi pendukung dari negara-negara tertentu.
"Ini adalah bentuk segregasi yang tidak berani disebutkan secara terang-terangan, tetapi buktinya ada," kata Adonis.
Baca Juga:
Soundbar Berubah Jadi 'Keyboard Hantu', Komputer Korban Bisa Diperintah Diam-diam
Ia mempertanyakan mengapa pembatasan tersebut lebih banyak dirasakan negara-negara di luar Eropa.
"Tidak ada negara Eropa yang menghadapi pembatasan seperti ini," kata Adonis.
Menurut Adonis, kebijakan itu memperlihatkan adanya perlakuan yang berbeda terhadap suporter dari Afrika.