Namun, fasilitas tersebut tidak otomatis membuat permohonan visa disetujui.
"FIFA bisa menjual tiket, tetapi pemerintah AS yang menentukan siapa yang mendapatkan visa," ujar Atallah.
Baca Juga:
Kinerja Melesat 345,97 Persen, PTDI Rombak Struktur Pengurus Perusahaan
Keluhan juga datang dari Ketua Asosiasi Suporter Yordania, Abu Kass.
Kass mengaku permohonan visanya ditolak meski telah membawa puluhan dokumen pendukung saat wawancara.
"Dalam tiga hingga empat bulan terakhir, banyak permohonan ditolak," kata Kass.
Baca Juga:
Soundbar Berubah Jadi 'Keyboard Hantu', Komputer Korban Bisa Diperintah Diam-diam
Ia mempertanyakan peluang suporter biasa jika pengurus asosiasi suporter saja tidak mendapat visa.
"Jika ketua asosiasi suporter saja ditolak, lalu siapa yang akan diterima?" kata Kass.
Menanggapi kritik tersebut, Departemen Luar Negeri AS menyatakan siap menyambut pengunjung dari seluruh dunia untuk Piala Dunia 2026.