Di Prancis, suhu rata-rata bulan Juni tercatat memecahkan rekor, menurut lembaga cuaca Meteo-France.
Negara tersebut bahkan menutup lebih dari 1.350 sekolah akibat kondisi panas yang ekstrem.
Baca Juga:
Taufik Hidayat Diburu Polisi, Sayembara Rp250 Juta Diberlakukan di Jabar
Suhu rata-rata siang dan malam di Prancis tercatat mencapai 29,2 derajat Celsius, melampaui rekor sebelumnya yang terjadi pada 30 Juni 2025 berdasarkan data sementara.
Meteo-France juga memperluas status peringatan merah gelombang panas ke lebih dari separuh wilayah administratif Prancis, yang berdampak pada sekitar 39 juta penduduk.
Perdana Menteri Sebastien Lecornu dijadwalkan menggelar pertemuan krisis untuk membahas dampak situasi tersebut.
Baca Juga:
BUMDes Sitinjo II TA 2025 Merugi Hingga Rp166 Juta
Di Spanyol, ibu kota Madrid mencatat suhu hingga 40 derajat Celsius pada Senin (22/6/2026).
Pemerintah setempat membuka sejumlah “tempat perlindungan iklim” bagi tunawisma dan kelompok rentan, yang menyediakan air minum, makanan, serta fasilitas kebersihan pada siang hingga malam hari.
Seorang tunawisma bernama Camilo menggambarkan kondisi tersebut sebagai sangat berat dan menyiksa.