Di lokasi lain yang berada dekat pusat gempa, satu orang juga dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa bangunan yang roboh.
Ledakan di Aeon Mall menjadi salah satu peristiwa paling dramatis dalam rangkaian bencana tersebut.
Baca Juga:
Jepang Alami Suhu Terpanas dalam 16 Tahun, 453 Harus Dirawat di RS
Rekaman dari lokasi memperlihatkan sebagian sisi bangunan pusat perbelanjaan yang menampung sekitar 200 toko hancur, rangka baja terlihat terbuka, dan puing-puing berserakan di area parkir.
Pihak Aeon menyatakan seluruh pengunjung dan karyawan telah dievakuasi sesaat setelah gempa pertama terjadi.
Penyebab ledakan hingga kini masih dalam penyelidikan, meski dugaan awal mengarah pada kebocoran gas.
Baca Juga:
Jepang Ciptakan "Kulkas Manusia", Cukup 5 Menit Tubuh Langsung Dingin
"Dampaknya sangat besar. Kepulan asap tebal membubung tinggi, dan karena angin bertiup ke arah toko, suasana di sekitar kami jadi seperti sedang dihujani abu vulkanik," kata saksi mata Kazuya Tsurunaga yang berada sekitar 300 meter dari lokasi ledakan.
Selain korban di pusat perbelanjaan, sejumlah orang juga dilaporkan masih belum diketahui keberadaannya setelah cerobong asap runtuh di pabrik Nippon Paper Industries.
Dua rumah sakit di wilayah terdampak masing-masing merawat lebih dari 50 korban, dengan beberapa di antaranya berada dalam kondisi serius.