Sebelumnya, Sunak memutuskan mundur setelah terlibat konflik dengan Johnson terkait pengeluaran negara.
Menurutnya, hal ini tidak bisa lagi ditoleransi.
Baca Juga:
Usai Zelensky Berdebat dengan Trump, PM Inggris Tegaskan Dukungan untuk Ukraina
"Bagi saya, mundur sebagai menteri ketika dunia menderita akibat pandemi, perang di Ukraina dan tantangan serius lainnya adalah keputusan yang saya buat. Tidak bisa dianggap enteng," kata Sunak.
"Publik berhak untuk berharap pemerintah bisa melakukan hal yang benar, kompeten dan serius. Saya menyadari ini mungkin pekerjaan menteri terakhir saya, tapi saya percaya standar ini layak diperjuangkan dan itulah sebabnya saya mengundurkan diri," lanjut dia. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.