Tekanan politik meningkat setelah Mandelson mengundurkan diri dari House of Lords pada awal pekan ini, tak lama setelah kumpulan terbaru dokumen Epstein dipublikasikan ke publik.
Perdana Menteri Keir Starmer mengakui bahwa Mandelson telah berulang kali berbohong untuk mendapatkan jabatan Duta Besar Inggris untuk AS dan menyebut dirinya tidak mengetahui “kedalaman dan kegelapan” hubungan Mandelson dengan Epstein saat penunjukan dilakukan.
Baca Juga:
Menyelami Dunia Anak Berkebutuhan Khusus
Mandelson sendiri telah dicopot dari jabatan Duta Besar Inggris untuk AS pada September 2025, hanya tujuh bulan setelah dilantik, menyusul rilis gelombang pertama dokumen Epstein.
Starmer turut menyampaikan permohonan maaf kepada para korban Epstein atas kesalahan penilaiannya dalam menunjuk Mandelson, namun menegaskan tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya meski skandal tersebut terus bergulir.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.