WahanaNews.co | Kementerian Luar Negeri China (MFA) menaruh harapan yang tinggi kepada Shahbaz Sharif yang baru terpilih sebagai Perdana Menteri (PM) Pakistan menggantikan Imran Khan.
"Kami ucapkan selamat kepada Tuan Shahbaz Sharif atas terpilihnya sebagai Perdana Menteri Pakistan," kata juru bicara MFA Zhao Lijian di Beijing, Selasa (12/4/2022).
Baca Juga:
Pakistan Temukan Cadangan Emas Besar di Sungai Indus, Nilainya Capai 800 Miliar Rupee
Menurut dia, China dan Pakistan adalah mitra kerja sama strategis komprehensif di segala situasi.
Kekokohan hubungan bilateral kedua negara, jelas dia, sudah sangat teruji sehingga tidak mudah dirobohkan.
"China berharap pihak Pakistan dapat meneruskan persahabatan tradisional, memperdalam kerja sama di berbagai bidang, dan membangun koridor ekonomi China-Pakistan serta membangun komunitas China-Pakistan yang lebih erat lagi pada masa-masa mendatang," kata Zhao.
Baca Juga:
Tragedi Bom di Pakistan: Diplomat Indonesia dan Sejumlah Negara Lolos dari Maut
Sharif yang merupakan pemimpin oposisi di Majelis Nasional Pakistan (PNA) dilantik sebagai Perdana Menteri pada Senin (11/4/2022) setelah berhasil meraih 174 suara dari 342 suara parlemen.
Dia menggantikan Imran Khan yang digulingkan melalui pemungutan suara mosi tidak percaya di parlemen sehari sebelumnya.
Berbicara di parlemen Pakistan pada Senin (11/4/2022), Sharif mengatakan pemerintahnya akan mempercepat proyek pembangunan koridor ekonomi dengan China.
Zhao sebelumnya menegaskan bahwa hubungan bilateral kedua negara tidak terdampak perubahan situasi politik di Pakistan.
Rusia dan Pakistan dikenal sebagai sekutu utama China yang secara geografis bertetangga dekat. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.