WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ketegangan di kawasan Teluk kembali memanas setelah Iran mengklaim berhasil mengusir kapal perang Amerika Serikat dari jalur strategis dunia di Selat Hormuz, sebuah wilayah yang selama ini menjadi urat nadi distribusi energi global.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) merilis rekaman video yang disebut-sebut memperlihatkan kapal perusak milik Amerika Serikat mundur dari bagian timur Selat Hormuz usai mendapat peringatan dari angkatan laut Iran.
Baca Juga:
Pemakaman Pimpinan Tertinggi Iran Ali Khamenei, Menlu dan Ketua MPR RI Direncanakan Hadir
Ditegaskan IRGC dalam pernyataan resminya, setiap aktivitas militer asing di kawasan tersebut tidak akan dibiarkan tanpa respons keras.
“Setiap pergerakan kapal militer di Selat Hormuz akan ditangani secara keras,” demikian pernyataan resmi IRGC, Minggu (12/4/2026).
Dalam keterangannya, IRGC juga menegaskan bahwa jalur pelayaran tersebut hanya diperuntukkan bagi kapal sipil dengan sejumlah ketentuan tertentu.
Baca Juga:
Menhan Israel Ancam Pemimpin Iran, Sebut Nasib Khamenei Jadi Peringatan
Sekaligus mempertegas posisi Iran, klaim ini menunjukkan sikap tegas Teheran yang menyatakan memiliki kendali atas Selat Hormuz di tengah eskalasi konflik kawasan.
Di sisi lain, Iran membantah klaim militer Amerika Serikat yang sebelumnya menyebutkan adanya operasi kapal perang mereka di wilayah tersebut.
Disebutkan oleh Komando Pusat militer Amerika Serikat (CENTCOM), dua kapal perusak Angkatan Laut AS sempat beroperasi di Selat Hormuz untuk menjalankan misi pembersihan ranjau laut.