“Klaim komandan CENTCOM mengenai pendekatan dan masuknya kapal Amerika ke Selat Hormuz dibantah keras,” ujar juru bicara Markas Besar Khatam al-Anbiya.
Pernyataan saling bantah ini mencerminkan meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, terutama setelah konflik bersenjata yang turut memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah.
Baca Juga:
AS Cairkan Aset Iran Rp102 Triliun, Sinyal Keras Menuju Kesepakatan Baru
Sebagai jalur vital global, Selat Hormuz diketahui dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia sehingga setiap dinamika di wilayah ini berpotensi mengguncang perdagangan internasional dan harga energi.
Dengan situasi yang terus memanas, klaim dan bantahan dari kedua pihak semakin memperbesar ketidakpastian geopolitik dan risiko terhadap pasar energi global.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.