WAHANANEWS.CO, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Iran disebut sedang berada dalam titik sensitif setelah mantan Duta Besar RI untuk Iran, Dian Wirengjurit, menyoroti serangkaian insiden diplomatik yang dinilai membuat Teheran kecewa terhadap Jakarta.
Pernyataan itu disampaikan Dian dalam acara Satu Meja The Forum Kompas TV, dikutip Kamis (25/06/2026).
Baca Juga:
Korban Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, La Guaira Jadi Wilayah Paling Parah
“Iran sudah berkali-kali, tolong catat, berkali-kali dikecewakan Indonesia,” kata Dian.
Dian menjelaskan bahwa meski dunia menyambut momentum damai antara Amerika Serikat dan Iran, hubungan Indonesia dengan Teheran justru masih menyimpan luka diplomatik.
Salah satu persoalan yang ia soroti adalah penahanan kapal tanker Iran di Batam sejak 2023 yang menurutnya masih berpotensi disengketakan melalui jalur hukum internasional.
Baca Juga:
Prabowo Blak-blakan Akan Tutup 800 BUMN yang Rugi, Sebut Negara Bisa Hemat Triliunan
Selain perkara kapal tanker, Dian juga mengungkap insiden dalam Latihan Komodo 2025 saat kapal perang Iran yang telah tiba di Indonesia disebut diminta pergi karena tekanan Amerika Serikat.
“Iran diundang, sudah datang dengan dua kapal perangnya untuk ikut latihan,” ucap Dian.
Menurut Dian, perlakuan terhadap kapal perang Iran tersebut mencederai etika diplomasi karena negara itu sebelumnya sudah mendapat undangan resmi.