“Belajar dari Malaysia dan Filipina, diplomasi yang sangat aktif menjadi kunci,” imbuhnya.
Di sisi lain, Prancis mengambil pendekatan berbeda dengan mendorong solusi damai untuk membuka kembali jalur strategis tersebut.
Baca Juga:
Blokade Hormuz Melunak, Harga Minyak Brent Rontok di Bawah 100 Dollar
“Tidak mungkin menyelesaikan masalah yang disebabkan oleh Iran melalui pengeboman,” ujar Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Jumat (3/4/2026).
Macron menilai opsi militer bukan solusi realistis karena berisiko memperburuk situasi di kawasan.
Ia menegaskan bahwa Selat Hormuz memiliki peran krusial dalam distribusi energi, pupuk, serta perdagangan global sehingga harus dijaga melalui jalur diplomasi.
Baca Juga:
Krisis Timur Tengah Makin Gawat, Pasokan Minyak Dunia Hilang 14 Juta Barel per Hari
Sementara itu, Iran sendiri mengindikasikan akan memberikan akses bagi kapal dari negara-negara yang dianggap bersahabat, meski tetap menerapkan pengawasan ketat di jalur tersebut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.