Menteri Dalam Negeri Prancis menyebut operasi penyelamatan tersebut berpotensi menjadi evakuasi terbesar pada masa damai dalam sejarah negara itu.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah menutup operasional Bandara Bordeaux dan mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan menuju wilayah tersebut, baik melalui jalur darat maupun kereta api.
Baca Juga:
Prancis Membara, 35 Wilayah Siaga Merah dan Suhu Tembus 41 Derajat Celsius
Sejumlah kawasan seperti Le Haillan, Eysines, dan Merignac juga telah dikosongkan guna menghindari risiko jatuhnya korban.
Kawasan Semenanjung Cap Ferret, yang dikenal sebagai destinasi wisata sekaligus kawasan hunian mewah, turut terdampak hebat.
Sekitar 44.000 orang dievakuasi setelah akses jalan utama menuju wilayah tersebut terancam tertutup kobaran api.
Baca Juga:
DPR Ingatkan Ancaman Karhutla 2026, Koordinasi Daerah Harus Diperkuat
Selain itu, lebih dari 50 rumah dilaporkan hancur akibat kebakaran.
Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, mengatakan pemerintah menghadapi salah satu kebakaran hutan terbesar yang pernah terjadi di negaranya.
Untuk mempercepat penanganan, pemerintah kembali menggelar rapat darurat dan meningkatkan koordinasi lintas lembaga.