WahanaNews.co | Konflik antara kelompok Hamas Palestina dengan Israel menjadi perhatian dunia.
Namun, terkadang dalam memandang konflik ini, ada kekeliruan dalam memahami peristiwa pertempuran tersebut, khususnya pengertian Israel, Zionis, dan Yahudi.
Baca Juga:
Hari Berdarah di Gaza, Netanyahu Tegaskan Perang Akan Berlanjut
Berikut ini penjelasan mengenai ketiganya yang dilansir dari berbagai sumber seperti yang dimuat Viva:
Yahudi merupakan salah satu kelompok masyarakat dunia yang menerapkan tradisi dan ajaran keagamaan khusus yang juga disebut agama Yahudi.
Meski begitu, banyak keturunan Yahudi tidak selalu terikat pada keimanan ini. Secara luas, Yahudi adalah orang-orang yang memiliki darah Ibrani.
Baca Juga:
Israel Putus Listrik ke Gaza, Hamas: Upaya Pemerasan yang Murahan
Di dalam Yahudi, ada salah satu bentuk gerakan keagamaan yang disebut Zionisme.
Zionisme merupakan kelompok yang ingin membentuk sebuah negara sesuai dengan hukum Yahudi.
Penerapan Zionisme sendiri dinilai sebagai dasar dari berdirinya negara Israel, yang mencaplok sebagian wilayah Palestina.
Gerakan ini mempercayai bahwa seharusnya negara Yahudi atau Israel berdiri dekat dari Bukit Sion, yang merupakan perbukitan di Kota Yerusalem.
Sementara itu, Israel merupakan sebuah negara yang didirikan kelompok Zionis.
Negara ini mengeklaim sebagai Negara Yahudi atau Jewish State, meski tidak seluruh kaum Yahudi dunia memilih untuk tinggal di negara itu.
Bahkan, ada kelompok Yahudi yang menentang Zionisme dan mendukung Palestina.
Di sisi lain, Israel juga dipenuhi kelompok-kelompok non-Yahudi seperti Arab Muslim dan Kristen.
Mengutip The Jewish Library, negara berpenduduk 9,75 juta itu terdiri atas 73,3% kaum Yahudi dan sisanya non-Yahudi.
Sebagai negara sekuler, tak jarang beragam etnis dan agama ditemui di negara tersebut.
Bahkan sejumlah Muslim Arab dan Kristen pun turut ambil bagian dalam militer Israel.
[Redaktur: Zahara Sitio]