WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat menyatakan komitmennya untuk membantu menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara dengan mengucurkan bantuan senilai 45 juta dollar AS atau sekitar Rp 757 miliar.
Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat pelaksanaan gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja yang dinilai masih rentan, menyusul kembali meningkatnya ketegangan di wilayah perbatasan kedua negara.
Baca Juga:
Wow! AS Siap Bayar Warga Greenland Hingga Rp 2,6 Miliar per Orang demi Lepas dari Denmark
Kebijakan tersebut merupakan kelanjutan dari upaya diplomasi Washington dalam meredam konflik bersenjata di Asia Tenggara.
Sebagai bagian dari langkah konkret, pejabat senior Departemen Luar Negeri Amerika Serikat untuk Asia Timur, Michael DeSombre, melakukan kunjungan langsung ke Thailand dan Kamboja guna membahas mekanisme penyaluran serta implementasi bantuan di lapangan.
Dalam keterangannya, DeSombre memaparkan bahwa dana tersebut akan difokuskan pada tiga sektor utama.
Baca Juga:
Trump Tarik AS dari 66 Organisasi Internasional dalam Satu Dekrit
Sebesar 20 juta dollar AS dialokasikan untuk memberantas perdagangan narkoba serta kejahatan penipuan daring (online scam) yang marak terjadi di wilayah perbatasan Kamboja.
Sebanyak 15 juta dollar AS akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan bagi warga sipil yang terpaksa mengungsi akibat bentrokan bersenjata beberapa waktu terakhir.
Sementara itu, 10 juta dollar AS disiapkan untuk mendukung program pembersihan ranjau darat di sepanjang garis perbatasan Thailand-Kamboja.