LSM Emergency melaporkan, angka tersebut meliputi tiga korban jiwa.
Sumber lain mengatakan, ledakan turut merenggut imam masjid.
Baca Juga:
Taliban Persekusi Ratusan Perempuan Afghanistan
Seorang pejabat keamanan mengabarkan jumlah korban yang berbeda kepada Al Jazeera.
Dia menjelaskan, ledakan tersebut menyebabkan 20 orang tewas dan 40 lainnya terluka.
"Kami telah mencatat tiga kematian," jelas Emergency, dikutip dari AFP, Kamis (18/8/2022).
Baca Juga:
Taliban Larang Anak Perempuan Berusia 10 Tahun untuk Sekolah
"Sebagian besar pasien yang kami terima setelah ledakan di dalam masjid menderita luka tembak dan luka bakar," sambungnya.
Juru Bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, membenarkan adanya korban dalam ledakan.
Namun, dia tidak merinci jumlahnya.