WahanaNews.co | 17 bulan sudah Taliban ambil alih kekuasan di Afghanistan. Negeri itu kini menghadapi tantangan yang besar, salah satunya soal perempuan.
Dilansir BBC Indonesia, Senin (30/1/2023), separuh dari populasi di Afghanistan mengalami kelaparan akut.
Baca Juga:
Taliban Tolak Serahkan Bagram, Trump Ancam Afghanistan dengan “Hal Buruk”
Mereka harus bertahan hidup di musim dingin dengan suhu di bawah nol derajat, di saat pasokan listrik yang terputus-putus dan kegagalan ekonomi.
Hidup menjadi sulit bagi hampir semua orang, tetapi kebebasan perempuan Afghanistan juga dibatasi.
Seperti terkait hak mereka untuk bekerja, sekolah, dan bersosialisasi di bawah aturan yang diberlakukan Taliban.
Baca Juga:
Trump Gegerkan Dunia dengan Ambisi Rebut Pangkalan Bagram Afghanistan
BBC telah berbicara dengan perempuan-perempuan Afghanistan dari berbagai wilayah di negara itu, yang mengirimkan pesan dan rekaman suara.
Mereka mengungkapkan bagaimana hidup mereka berubah drastis di bawah pemerintahan Taliban. BBC menyembunyikan beberapa identitas mereka demi keamanan.
Perempuan dari berbagai lapisan masyarakat telah terdampak sejak Taliban berkuasa, termasuk seorang pekerja kemanusiaan dari Badakhshan, salah satu daerah termiskin sekaligus paling terpencil di Afghanistan.