Dalam kunjungan yang sama, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menyampaikan bahwa Trump telah menantikan pertemuan dengan Machado.
Namun, Leavitt menegaskan bahwa Trump tetap bersikap realistis terhadap situasi politik Venezuela saat ini.
Baca Juga:
Gagal Lindungi Maduro, Komandan Paspampres Venezuela Dicopot
“Ia tetap berpegang pada penilaian bahwa saat ini Machado belum memiliki dukungan yang cukup untuk memimpin negara itu dalam jangka pendek,” ujar Leavitt.
Machado diketahui melarikan diri dari Venezuela melalui pelarian laut yang berani pada Desember lalu.
Sejak itu, ia bersaing dengan sejumlah tokoh lain untuk mendapatkan perhatian Trump sekaligus memastikan peran strategis dalam pemerintahan Venezuela ke depan.
Baca Juga:
Trump Sebut AS Bakal Dapat Triliunan Dolar Dari Penjualan Minyak Venezuela
Upaya tersebut berlangsung di tengah situasi politik yang berubah drastis setelah Amerika Serikat menangkap pemimpin Venezuela yang telah lama berkuasa, Nicolas Maduro, dalam operasi kilat pada bulan ini.
Pasca-penangkapan tersebut, berbagai tokoh oposisi, anggota diaspora Venezuela, serta politisi di Amerika Serikat dan Amerika Latin menyuarakan harapan akan dimulainya proses demokratisasi di Venezuela.
“Saya tahu presiden menantikan pertemuan ini dan mengharapkan diskusi yang baik dan positif dengan Ibu Machado, yang benar-benar merupakan suara luar biasa dan berani bagi banyak orang di Venezuela,” kata Leavitt kepada wartawan saat pertemuan sedang berlangsung.