Pada tahun 2026, awal Ramadan di Arab Saudi dimulai pada 18 Februari. Selama bulan tersebut, umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Selain itu, Ramadan juga dimaknai sebagai waktu untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat pengendalian diri, serta memperbanyak amal kebaikan.
Baca Juga:
381 Jemaah Indonesia Meninggal Saat Haji, Saudi Ungkap Penyebab Utama
Momentum Ramadan juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan sosial melalui berbagai kegiatan berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
Nilai-nilai solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ibadah di bulan suci ini.
Dalam penentuan waktu ibadah, umat Islam menggunakan kalender Hijriah yang berbasis pada peredaran bulan atau kalender lunar.
Baca Juga:
Cegah Jemaah Terlantar, DPR Soroti Bahaya Haji Nonprosedural
Kalender ini terdiri dari 12 bulan dengan jumlah hari sekitar 354 hingga 355 hari dalam satu tahun, sehingga penetapan hari-hari besar keagamaan seperti Idulfitri sangat bergantung pada hasil rukyatul hilal atau pengamatan bulan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.