WahanaNews.co | CEO RH Gary Friedman, seorang pengusaha barang-barang rumah mewah, mengungkapkan siapa pun yang berpikir bahwa AS tidak dalam masa resesi ekonomi adalah orang gila.
RH yang juga memasok barang-barang mewah untuk hotel memperkirakan pendapatan pada kuartal ketiga nanti jatuh 18 persen karena bank sentral AS, The Fed, menaikkan suku bunga.
Baca Juga:
Tarif 32% Trump Ancam Ekspor Indonesia, Pemerintah Didesak Bertindak Cepat
"Saya kira, The Fed akhirnya benar-benar mengerti apa yang harus mereka lakukan dan itu tidak akan bagus, ketika suku bunga naik sekarang," ujarnya dilansir CNN Business, Minggu (11/9).
The Fed diperkirakan masih akan menaikkan suku bunga utamanya hingga 75 basis poin (bps), kenaikan ketiga kalinya sejak Juni demi menjinakkan inflasi
Bisnis RH sendiri boleh dibilang tidak terlalu berpengaruh di era perlambatan ekonomi.
Baca Juga:
Amazon Ajukan Tawaran Beli TikTok, ByteDance Belum Menanggapi
Maklum, kata Friedman, RH melayani orang-orang kaya yang tidak terlalu terpengaruh oleh suku bunga.
Kuartal ketiga tahun lalu, RH masih bisa membukukan pertumbuhan pendapatan hingga 19 persen.
Pun demikian sampai semester I 2022 yang mampu melewati ekspektasi pasar.