Cara mengemudi yang buruk dan mengemudi terlalu cepat adalah faktor lainnya yang banyak menyebabkan kereta keluar jalur.
Hanya penyelidikan yang dapat mengungkap penyebab Coromandel Express tergelincir.
Baca Juga:
Bukan India atau Arab Saudi, Inilah Negara dengan Penduduk Muslim Terbanyak
Banyak yang bicara tentang perangkat anti tabrakan yang akan dipasangan di kereta-kereta India. Tetapi, menurut seorang pejabat kereta api India, sistem ini baru dipasang di dua rute utama, yakni Delhi-Kolkata dan Delhi-Mumbai.
Pada 2010 lebih dari 150 orang tewas ketika sebuah kereta penumpang tergelincir dan bertabrakan dengan kereta barang di Benggala Barat.
Penyelidik mengatakan kelompok pemberontak Maois menyabotase rel yang menyebabkan kereta penumpang Kolkata-Mumbai tergelincir, melemparkan lima gerbongnya ke jalur kereta barang.
Baca Juga:
India Tolak BRICS Karena Tak Ingin Berbagi Mata Uang yang Sama dengan China
Menurut perusahaan kereta api India, ada 34 kecelakaan kereta api konsekuensial selama 2021-2022, naik dari 27 kecelakaan pada tahun sebelumnya.
Kecelakaan kereta api konsekuensial antara lain berupa tabrakan, tergelincir, kebakaran atau ledakan di kereta api, dan tabrakan kendaraan di jalan dengan kereta api di perlintasan.
Surat kabar The Hindu melaporkan pada 31 Mei bahwa jumlah kecelakaan tersebut telah meningkat menjadi 48 selama 2022-2023.