Isko Moreno
Baca Juga:
Cegah Polarisasi dan Calon Tunggal, MK Hapus Syarat Presidential Threshold
Bintang politik Moreno melambung setelah ia menjadi Wali Kota Manila tahun 2019, mengalahkan politisi tangguh, mantan presiden Joseph Estrada.
Kerjanya mengatasi pandemi Covid-19 membuatnya sangat populer di kalangan mereka yang tinggal di ibu kota. Kisah hidup Moreno membuatnya makin meraih dukungan.
Moreno, 46, tumbuh sangat miskin di daerah kumuh di Tondo, distrik terbesar tapi termiskin di Manila dengan tingkat pembunuhan satu orang mati terbunuh setiap hari.
Baca Juga:
Versi Quick Count: Berikut Daerah Berhasil Dikuasai PDIP di Pilkada 2024
Sebagai seorang anak, ia mengais-ngais sampah di tempat pembuangan sampah dan mengumpulkan koran bekas untuk membantu keluarganya memenuhi kebutuhan.
Seorang pencari bakat melihatnya saat bangun pada tahun 1993 ketika dia berusia 18 tahun. Dia kemudian muncul di variety show populer, lalu dia segera pindah ke drama TV dan film.
Saat masih bekerja sebagai aktor, dan masih berusia 23 tahun, ia terpilih menjadi anggota Dewan Kota Manila. Dia menjabat sebagai Wakil Wali Kota Alfredo Lim dan kemudian wakil Joseph Estrada, yang kemudian menjadi presiden dari 2007 hingga 2016. Moreno kemudian mencalonkan diri di Senat Filipina tahun 2016, tetapi kalah.