Ukraina dan negara-negara Barat menyebut tindakan agresif Putin sebagai "war of choice" (perang yang tak perlu). Deretan panjang pasukan Rusia yang bergerak ke Kiev, ibu kota Ukraina, telah dicegat di daerahdaerah pinggiran.
Intelijen Inggris meyakini bahwa Rusia telah dikejutkan oleh perlawanan Ukraina dan kini menerapkan "strategi penciutan" kekuatan lawan, menurut atase pertahanan Inggris di Amerika Serikat.
Baca Juga:
Siap Kuasai Udara, Rusia Tampilkan Prototipe Senjata Laser Antidrone
Pada Sabtu, Rusia mengatakan rudal-rudal hipersoniknya telah menghancurkan gudang besar di bawah tanah yang menyimpan rudal dan amunisi pesawat di Ivano Frankivsk. Senjata hipersonik mampu melesat dengan lima kali kecepatan suara, dan kantor berita Interfax mengatakan senjata itu pertama kali digunakan oleh Rusia di Ukraina.[zbr]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.