WahanaNews.co | Setidaknya 229 orang pengungsi Rohingya terdampar di Aceh dalam dua hari terakhir.
Jumlah itu termasuk sekitar 119 imigran Rohingya kembali terdampar di Krueng Geukuh di pesisir Pantai Desa Bluka, Teubai, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Mereka mendarat Rabu (16/11).
Baca Juga:
500 Orang Diduga Tewas, Dua Kapal pengungsi Rohingya Tenggelam di Myanmar
Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, Hamdani membenarkan adanya pengungsi gelombang kedua yang tiba-tiba terdampar di pesisir Aceh Utara dengan menggunakan kapal kayu.
Saat ini, kata dia, masih dilakukan pendataan terkait pengungsi tersebut, sembari mencari tempat bagi mereka.
"Ya. Benar. Ada sekitar 119 orang lagi yang mendarat, ini kita masih cari lokasi untuk sementara," ujarnya dilansir dari CNNIndonesiacom.
Baca Juga:
Tragedi di Tengah Laut, 250 Pengungsi Rohingya Hilang Saat Cari Perlindungan
Dari informasi yang diterima, rincian 119 imigran Rohingya yang terdampar 61 diantaranya laki-laki, 36 perempuan dan 22 anak-anak.
Pemkab Aceh Utara juga sudah menyurati Kementerian Luar Negeri terkait datangnya pengungsi Rohingya dalam jumlah besar tersebut ke wilayah Aceh Utara secara bergerombolan.
"Kita sudah menyurati Menlu terkait ini," ujarnya.