Demonstrasi massa menentang penggunaan
energi nuklir yang terlihat setelah bencana 11 Maret 2011 itu memang telah memudar, tetapi ketidakpercayaan masyarakat tetap ada.
Sejumlah aktivis anti-nuklir berencana melakukan demonstrasi di depan operator
pembangkit listrik Tokyo Electric Power
pada Kamis (11/3/2021) malam waktu setempat.
Baca Juga:
Gempa M 7,6 Guncang Wilyah Sulut: Peringatan Tsunami Hingga Radius 1000 Km
Hanya sembilan dari 33 reaktor nuklir
komersial Jepang yang tersisa telah disetujui untuk mulai digunakan kembali di
bawah standar keselamatan pasca-Fukushima dan hanya empat yang beroperasi,
dibandingkan dengan 54 reaktor yang beroperasi saat sebelum bencana.
Energi nuklir hanya memasok 6 persen
dari seluruh kebutuhan energi Jepang pada paruh pertama tahun 2020 dibandingkan
dengan 23,1 persen penggunaan sumber energi terbarukan, dan hal itu berarti
hampir 70 persen pemakaian bahan bakar fosil.
Persentase penggunaan energi
terbarukan Jepang itu jauh di belakang penggunaan sumber energi terbarukan
Jerman yang mencapai 46,3 persen. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.