Teheran juga mengatakan bahwa mereka
memiliki kemampuan radar strategis dan seluler canggih yang diperlukan untuk
mendeteksi pesawat musuh, termasuk yang memiliki kemampuan siluman.
Pada Juni 2019, sistem rudal jarak
menengah buatan Iran, Khordad3, menembak
jatuh drone pengintai Amerika Serikat, Global Hawk, senilai USD 220 juta
dari langit di atas Selat Hormuz.
Baca Juga:
Washington Buru Pemimpin Baru Iran, Siapkan Hadiah Fantastis Rp169 Miliar
Raungan sirene pada Jumat malam
terdengar di tengah ketegangan yang meningkat di kawasan itu, di mana AS
menerbangkan pembom strategis B-52 di Timur Tengah hanya beberapa hari setelah
Joe Biden dilantik sebagai Presiden menggantikan Donald Trump. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.