Beberapa drone berhasil dijatuhkan sebelum mencapai sasaran.
Belum ada pihak yang mengklaim tanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, pemerintah Irak telah membentuk komite tingkat tinggi untuk menyelidiki insiden ini dan mencari tahu siapa yang berada di baliknya.
Baca Juga:
Kapolda Jambi Patroli Udara Pantau Titik Rawan Karhutla di Wilayah Provinsi Jambi
Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Iran membalas pengeboman terhadap fasilitas nuklirnya dengan menembakkan rudal ke markas militer Amerika Serikat di Qatar.
Tak lama berselang, Israel menyatakan kesediaannya menerima usulan gencatan senjata dari Presiden AS Donald Trump.
Dalam situasi penuh ketegangan ini, Irak kembali membuka wilayah udaranya setelah ditutup selama 12 hari akibat eskalasi konflik Iran-Israel.
Baca Juga:
Iran Ancam Beri ‘Pelajaran Tak Terlupakan’ usai Trump Tolak Proposal Perdamaian
Namun ketenangan itu hanya sesaat sebelum drone-drone tak dikenal mengguncang dua pangkalan mereka.
Sebuah sumber yang dekat dengan kelompok bersenjata pro-Iran di Irak menyatakan bahwa faksi-faksi tersebut tidak terlibat dalam serangan.
Sebaliknya, spekulasi mengarah pada kemungkinan keterlibatan Israel atau Amerika Serikat.