WahanaNews.co | Otoritas Ukraina mengaku telah berhasil merebut kembali sekitar 500 km persegi wilayah Kherson dalam waktu 2 minggu terakhir.
Wilayah Kherson sebelumnya sempat diduduki tentara Rusia.
Baca Juga:
Siap Kuasai Udara, Rusia Tampilkan Prototipe Senjata Laser Antidrone
Dilansir CNN, Senin (12/9/2022), juru bicara militer Ukraina di bagian selatan, Natalia Humeniuk, mengatakan perkampungan Vysokopillia, Novovoznesenske, Bilohirka, Myroliubivka dan Sukhyi Stavok telah dibebaskan dari Rusia.
Dia mengatakan daerah itu ada di bawah kendali Ukraina.
"Benar-benar dibebaskan dari penjajah dan berada di bawah bendera Ukraina," tutur Humeniuk.
Baca Juga:
Perang Makin Panas, Rusia Lancarkan 90 Drone Shahed Iran ke Ukraina
Dalam briefing pada hari Senin waktu setempat, Humeniuk mengatakan 'daerah tersebut telah dibersihkan' dari ranjau Rusia.
Dia menambahkan 'langkah-langkah tambahan masih diambil di sana'.
"Penembakan wilayah ini terus berlanjut, tetapi populasinya berada di bawah yurisdiksi Ukraina," ujarnya.
Pasukan Ukraina memiliki tujuan ambisius untuk merebut kembali sebagian besar wilayah Kherson yang diduduki Rusia pada akhir tahun ini.
Hal itu diungkapkan oleh pejabat senior AS dan pejabat Ukraina. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.