WahanaNews.co | Sekretaris pers Kremlin Dmitry Peskov membantah adanya kabar rencana pembunuhan terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Tak hanya itu Rusia juga dikabarkan akan mencopot Zelensky dari kekuasaannya.
Baca Juga:
Pelindung Pembangkit Nuklir Chernobyl Rusak Akibat Serangan Drone Rusia
"Tidak, ini tidak benar," jawab Peskov, ketika diminta untuk mengomentari spekulasi bahwa Moskow menginginkan Zelensky mati, selama wawancara dengan penyiar Prancis LCI.
Dia juga bersikeras bahwa perubahan rezim di negara tetangga itu bukan salah satu tujuan operasi militer Rusia yang sedang berlangsung.
Dia mengatakan Zelensky adalah Presiden Ukraina, dan apa yang diinginkan Moskow darinya adalah menyetujui tuntutan yang diajukan delegasi Rusia selama negosiasi damai.
Baca Juga:
Permalukan AS, Zelensky Buka-bukaan soal Jumlah Pasukannya yang Tewas
“Melalui pembicaraan itu kami ingin mengakhiri operasi militer,” lanjutnya.
Dia menambahkan bahwa keputusan Moskow baru-baru ini untuk menarik pasukannya dari daerah dekat ibukota Ukraina, Kiev, adalah isyarat niat baik yang bertujuan untuk memfasilitasi hasil positif mereka.
Putaran terakhir negosiasi tatap muka antara delegasi dari Moskow dan Kiev berlangsung di Istanbul, Turki, seminggu yang lalu.