WAHANANEWS.CO, Jakarta - Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra memberikan dampak serius terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa puluhan fasilitas kesehatan mengalami gangguan operasional akibat bencana tersebut.
Baca Juga:
Kemenkes Soroti Lonjakan Korban Jiwa Kecelakaan di Jalur Non-Tol Saat Libur Nataru
Menurut Menkes, total terdapat 87 rumah sakit yang terdampak banjir dan longsor, dengan sembilan rumah sakit di antaranya sempat berhenti beroperasi sementara.
Selain rumah sakit, dampak bencana juga dirasakan oleh fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama.
Sebanyak 867 puskesmas tercatat ikut terdampak, bahkan 180 puskesmas sempat tidak dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga:
Mendorong Gugatan Class Action Bencana Ekologis Pulau Sumatra
Meski demikian, Menkes memastikan bahwa proses pemulihan fasilitas kesehatan terus dilakukan secara bertahap.
Dengan dukungan lintas sektor, sebagian besar fasilitas kesehatan kini mulai kembali berfungsi.
"Dalam waktu dua minggu, dengan bantuan semua pihak, seluruh rumah sakit terdampak sudah bisa beroperasi kembali," ujarnya, Minggu (4/1/2025).